Sistem Pembangunan Stadion Kota Pontianak, Tujuan Studi Banding DPRD Kota Bandung

Warta 3 – 13 Juni 2011

Sebanyak 10 anggota Pansus Tujuh Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Bandung  mendatangi DPRD Kota Pontianak.  Kedatangan  kali ini dalam rangka studi banding terkait pembangunan Stadion Utama Sepak Bola Bandung.

Hendarwan, Ketua Pansus Tujuh DPRD Kota Bandung yang ditemui usai melakukan rapat bersama DPRD Kota Pontianak beberapa waktu lalu menjelaskan Stadion Utama Sepak Bola yang sedang dibangun di Bandung ini berkapasitas sekitar 38.000 penonton jika menggunakan kursi dan jika tidak menggunakan kursi kapasitasnya bisa mencapai  70.000 penonton.

Menurut Hendarwan anggaran pembangunan stadion ini sekitar 620 milyar yang melebihi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) karena rencananya akan dibangun seperti stadion di Senayan, Jakarta dengan pelaksanaan pembangunannya akan menggunakan sistem tahun jamak. Oleh karena itu pihaknya memilih untuk melakukan studi banding ke DPRD Kota Pontianak yang sering menggunakan pembangunan sistem tahun jamak. yang pelaksanaan pekerjaannya mengikat dana untuk lebih sari satu tahun anggaran.

Tahun jamak adalah pelaksanaan pekerjaan yang mengikat dana anggaran untuk masa lebih dari satu tahun anggaran yang dilakukan atas persetujuan oleh Menteri Keuangan untuk pengadaan yang dibiayai oleh APBN, gubernur untuk pengadaan yang dibiayai APBD provinsi, bupati/walikota untuk pengadaan yang dibiayai APBD kabupaten/kota.

Hendarwan mengatakan, saat ini tahap pembangunan stadion telah sampai pada tahap pengurukan dan pemasangan tiang pancang di 80 titik, dan ditargetkan tahun depan pembangunan stadion ini selesai.