Sutarmidji Ancam Pecat ASN Terlibat Pungli

Pontianak – Walikota Pontianak, Sutarmidji mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, tidak ada yang melakukan pungutan liar (pungli). Ia berharap, Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli yang telah dibentuk, tidak menemukan hal-hal yang menyangkut pungli di jajaran Pemkot Pontianak. Bahkan, ia mengancam akan memberhentikan ASN yang terbukti melakukan pungli dalam jumlah tertentu.

“Saya ingatkan kepada saudara semua, siapapun yang terbukti melakukan pungli dalam jumlah tertentu, saya pastikan saudara diberhentikan sebagai ASN. Camkan itu, saya pastikan,” ujarnya saat memberi sambutan pada Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di halaman Kantor Walikota, Selasa (31/1).

Menurutnya, tidak mudah bagi jajaran Pemkot Pontianak dalam membangun integritas yang ada saat ini. Hal itu mengantarkan Pemkot Pontianak sebagai salah satu pemerintah daerah terbaik yang ada di Indonesia saat ini. Sederet penghargaan diraih Kota Pontianak di tingkat nasional bahkan sebagai kota terbaik se-Indonesia dalam pelayanan publik dengan nilai 98,36 oleh Ombudsman RI. Demikian pula dalam hal inovasi, Kota Pontianak merupakan kota dengan inovasi terbaik yang ditetapkan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI. Bahkan, menurut penilaian Komisi Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dari seluruh kota yang ada di Indonesia, Pontianak sebagai kota termurah dalam start-up atau memulai bisnis.

“Dan itu tidak gampang, sekali saudara coreng dengan perbuatan demikian, maka semua yang sudah kita raih selama ini akan menjadi sia-sia,” ucap Sutarmidji.

Bertepatan hari ini pula, lanjutnya, Pemkot Pontianak, dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Pontianak menerima Piala Wahana Tata Nugraha yang diwakili Pj Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Zumyati. Selain itu, Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono juga menghadiri penerimaan rapor berkaitan dengan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (LAKIP). Ia menyebut, Pontianak sebagai satu-satunya di Kalbar yang menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha.

“Mudah-mudahan diikuti dengan perolehan rapor LAKIP dengan nilai B sebab tidak banyak yang mendapat nilai B. Kalau memang itu bisa dicapai, itu prestasi yang luar biasa,” sebutnya.

Capaian-capaian yang telah diraih tersebut tidak terlepas dari hasil kerja jajaran Pemkot Pontianak. Meskipun jumlah ASN Pemkot dengan rasio 0,87 persen dari jumlah penduduk, namun dirinya optimis semua itu bisa terwujud sepanjang seluruh jajaran ASN mampu melakukan inovasi.

“Ini semua adalah hasil kerja yang sudah saudara-saudara lakukan di jajaran Pemkot, jangan dirusak untuk hal-hal yang sebenarnya kecil. Jangan korbankan karir saudara,” tukas Midji.

Orang nomor satu di Kota Pontianak ini mengajak seluruh aparatur di jajaran Pemkot Pontianak untuk mempertahankan dan meningkatkan apa yang sudah dicapai. Sutarmidji menyebut, semua itu bukan untuk kebanggaan maupun kepentingan dirinya pribadi, melainkan hasil kerja seluruh ASN yang ada di lingkungan Pemkot.

“Saya hanya ditugaskan untuk mengkoordinir, semua ini hasil kerja saudara. Mudah-mudahan semua bisa ditingkatkan dan saudara bisa mengambil yang terbaik,” imbuhnya.

Walikota dua periode ini juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran atas kinerja yang sudah dicapai. Ia meminta seluruh aparatur meningkatkan kinerjanya serta terus menggali inovasi-inovasi demi kemajuan Kota Pontianak. “Terus berkarya, terus buat jajaran Pemkot sebagai ASN yang bisa dibanggakan dan menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya,” pungkasnya. (Wati Susilawati)

Simak Warta Volare setiap hari Senin-Jum’at pukul 10.00 dan 21.00 di Volare 103.4 FM