Tahun 2016 Pemkot Tambah Empat Fasilitas Taman

Pontianak – Halaman depan Kantor Wali Kota Pontianak dalam waktu tak lama lagi akan berubah wajah. Bukan lagi halaman dengan hamparan rumput hijau, tetapi berubah total menjadi sebuah taman yang dinamakan Taman Nostalgia. Taman itu akan dilengkapi dengan foto-foto Pontianak tempo dulu.

Dinamai Taman Nostalgia, Walikota Pontianak, Sutarmidji punya alasan tersendiri. Dibangunnya taman ini, ia ingin mengajak masyarakat terutama lanjut usia(lansia), kisaran 55 tahun ke atas atau pensiunan, yang ingin bernostalgia, bisa bersantai sambil menikmati masa-masa dulu ketika mereka masih berusia muda. Tak hanya itu, di taman itu juga akan menampilkan live music lagu-lagu keroncong, langgam, lagu-lagu daerah yang diisi oleh komunitas-komunitas daerah.

“Misalnya ada lagu Melayu, lagu Padang, Batak, Sunda, Jawa dan lain sebagainya. Kalau keroncong rutin, bisa sebulan sekali, bisa pula dua minggu sekali, tergantung pada komunitasnya nanti,” ujarnya di kediaman dinasnya, Rabu (2/11).

Untuk itu, ia mengajak para komunitas keroncong segera mempersiapkan diri sehingga ketika Taman Nostalgia yang diperkirakan tahun ini selesai dibangun, mereka sudah siap untuk tampil di taman itu. Rencananya, Taman Nostalgia akan diresmikan bertepatan malam tahun baru 2017.

“Taman ini nantinya akan menjadi wadah komunitas yang cinta musik keroncong maupun lagu-lagu daerah menyalurkan bakat dan hobinya,” ungkap Sutarmidji.

Tahun 2016 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menambah empat fasilitas taman di Kota Pontianak sebagai tempat masyarakat berinteraksi atau bersosialisasi. Taman Digulis akan dilengkapi dengan arena untuk anak-anak menyalurkan hobinya beratraksi sepeda BMX, letaknya di area jogging track. Di taman yang letaknya dekat Tugu Digulis Untan ini, juga dilengkapi arena bermain untuk anak-anak.

“Kita juga menambah fasilitas taman digulis atau jogging track supaya lebih nyaman dan lebih menarik untuk masyarakat berkunjung ke taman itu,” sebutnya.

Kemudian Taman Alun Kapuas, Pemkot Pontianak melakukan penataan lanjutan untuk menambah fasilitas arena bermain anak-anak. Sementara, Taman Akcaya yang tengah dikerjakan pembangunannya, diperkirakan baru akan selesai pada tahun 2017. Taman yang terletak di Jalan Sultan Syahrir ini juga akan dilengkapi dengan area jogging track yang bagus. Panjang atau jarak tempuh jogging track di taman itu sama dengan yang ada di area Taman Digulis. Tak cukup itu saja, taman-taman seperti Taman Alun Kapuas, Taman Digulis dan Taman Akcaya juga akan dilengkapi dengan perpustakaan, baik dalam bentuk digital maupun buku-buku.

“Dengan semakin lengkapnya fasilitas taman-taman tersebut, masyarakat akan banyak pilihan untuk melakukan kegiatan-kegiatan olahraga maupun untuk bersantai dengan nyaman,” jelas Walikota yang telah menjabat dua periode ini.

Wilayah Kecamatan Pontianak Timur tak luput dari perhatian Pemkot Pontianak untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakatnya. Di Sekolah Terpadu yang terletak di Jalan Tanjung Raya II Pontianak Timur, Pemkot akan membangun jogging track mengelilingi sekolah tersebut. Masyarakat nantinya bisa memanfaatkan jogging track itu untuk berolahraga setiap akhir pekan. Demikian pula di Pontianak Utara, jogging track akan dibangun di Gang Flora, atau alternatif lainnya di Tugu Khatulistiwa.

“Saya lebih cenderung itu dibangun di Flora dekat eks sirkuit sebagai tempat masyarakat berolahraga karena di sana juga akan dibangun sekolah,” terang Sutarmidji.

Dirinya pun mempersilakan komunitas-komunitas atau paguyuban kedaerahan yang ingin menampilkan kesenian musiknya, bisa memanfaatkan lokasi Kulminasi Matahari Tugu Khatulistiwa yang dilengkapi tribun berkapasitas sekitar 200 orang. Bila perlu, setiap dua pekan sekali komunitas itu bisa menampilkan kesenian musiknya di sana.

“Sekarang sudah waktunya Pontianak menambah fasilitas untuk kebahagiaan masyarakatnya. Semua itu kita persembahkan untuk masyarakat Pontianak,” pungkasnya. (Wati Susilawati)