Target Pembangunan Perikanan Budidaya, Gali Komoditas Unggulan

Warta 3 – 1 Desember 2010

Di dalam peningkatan produksi pembudidayaan ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan mengeluarkan program, di antaranya pembangunan usaha mina pedesaan dan pengembangan minapolitan.

Minapolitan adalah konsep manajemen ekonomi kawasan berbasis kelautan dan perikanan, mempunyai ciri adanya komoditas unggulan, terintregasi, kualitas, dan akselerasi tinggi.

Ketut Sugama, sebagai Plt. Direktur Jendral Perikanan Budidaya, menyampaikan tiga target pembangunan Perikanan Budidaya, diantaranya seluruh potensi perikanan budidaya menjadi kawasan Minapolitan dengan usaha yang bankbale atau memenuhi persyaratan kredit/pembiayaan bank, dengan tujuan agar mudah mendapat kredit/pembiayaan dari bank.

Kemudian seluruh sentra produksi perikanan budidaya memiliki komoditas unggulan yang menerapkan teknologi inovatif dengan kemasan dan mutu terjamin. Dan yang terakhir sarana dan prasarana perikanan budidaya mampu memenuhi kebutuhan serta diproduksi dalam negeri dan dibangun secara terintegrasi.

Menurut Ketut Sugama, pengembangan komoditas unggulan sangatlah penting, dengan menggali komoditas unggulan spesifik suatu daerah yang harus bernilai ekonomis tinggi, tersedianya teknologi, besarnya permintaan pasar, dan dapat dikembangkan secara massal.

Ketut Sugama menambahkan, bahwa Kementrian Kelautan berusaha agar Indonesia bisa menjadi penghasil perikanan terbesar di dunia yang mempunyai produk ikan yang menjadi unggulan nomor 1 di Indonesia.