Browse By

Tertibkan Tanpa Tebang Pilih

Pontianak – Ketua DPRD Kota Pontianak Sataruddin mendukung langkah Sat Pol PP yang tegas dalam menertibkan para pelajar yang mangkir dan nongkrong di saat jam-jam pelajaran.

Sataruddin juga mengingatkan tidak hanya pelajar yang harus diamankan tapi juga pegawai negeri sipil (PNS) yang nongkrong di saat jam kantor harus berani ditindak tegas.

“Seharusnya seperti itu, ditindak tegas para pelajar itu agar membuat efek jera, tapi PNS juga harus ditindak lebih lagi. Sejauh ini saya lihat kinerja Pol PP sudah cukup baik. Mereka cukup berani dalam menindak segala bentuk pelanggaran para pelajar maupun  PNS, bahkan  ketertiban umum,” ujarnya.
Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak, mengangkut delapan pelajar tingkat SMA/sederajat yang santai atau nongkrong di sebuah warung kopi (warkop) menggunakan seragam sekolah.

Kepala Satpol PP Kota Pontianak Syarifah Adriana, mengungkapkan, razia tersebut dilakukan guna menertibkan para anak-anak sekolah yang bolos pada jam sekolah, maupun para PNS yang juga bolos di jam kerja.
“Kami selalu melakukan pemantauan tiap hari di warung kopi. Jika ada anak sekolah nongkrong, maka langsung kami angkut, seperti pada hari ini kami temukan delapan orang anak dari SMA 1 Sungai Raya nyantai di warkop,” ungkapnya.
Menurut dia, selain diangkut, pihaknya juga memanggil pihak sekolah dan orang tua masing-masing siswa tersebut untuk memberi pengarahan dengan tujuan agar perbuatan itu tidak terulang.
“Kami akan telurusi terus warkop-warkop yang ada di Kota Pontianak, dan kejadian ini juga kami laporkan kepada bapak Wali Kota Pontianak, Sutarmidji,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Kasatpol PP Kota Pontianak memperingatkan para pemilik warkop untuk tidak menerima pelajar mengenakan seragam nongkrong ke warkopnya. Jika masih diulang, pihaknya tidak segan-segan mencabut izin usaha warkop tersebut. (Wati Susilawati)