Tunggak Pajak RM Bakso Rudal 3 Ditutup Sementara

Warta Volare Edisi 16 Maret 2015

Pontianak – Pengusaha rumah makan dan restoran tak bisa lagi sepelekan pajak yang menjadi kewajibannya. Pasalnya, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Pontianak mulai menindak tegas setiap wajib pajak yang membandel lantaran tidak memenuhi kewajibannya menyetorkan pajak dari usaha rumah makan dan restoran yang digelutinya.

Salah satunya, Rumah Makan Bakso Rudal 3 yang terletak di Jalan Pattimura Kelurahan Darat Sekip Kecamatan Pontianak Kota. Usaha rumah makan yang menjual bakso ini ditutup sementara hingga pengusaha rumah makan itu melunasi kewajibannya membayar piutang pajaknya, Senin (16/3) oleh Tim Penertiban dari Dispenda dan Satpol PP Kota Pontianak.

Menurut Sekretaris Dispenda Kota Pontianak, Erma Suryani, penutupan ini sebagai tindak lanjut terkait piutang pajak yang oleh pengusaha Rumah Makan Bakso Rudal 3 ini belum dilunasi yakni untuk masa pajak mulai tahun 2011 hingga 2014. Piutang pajak Bakso Rudal diakumulasikan hingga Mei 2014 besarannya senilai Rp 13,5 juta.

“Sehingga kita melakukan penutupan ini dengan menyegel dan menempel stiker penutupan sementara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penutupan Rumah Makan Bakso Rudal 3 ini sudah sesuai dengan prosedur yakni Peraturan Daerah (Perda) nomor 6 tahun 2010 tentang pajak daerah. Pihaknya sudah melayangkan Surat Peringatan (SP) I, II dan III. Terakhir pada tanggal 9 Januari 2015 pihaknya melayangkan Surat Paksa kepada pengusaha Rumah Makan Bakso Rudal 3. Kemudian berdasarkan perda tersebut bahwa jika dalam masa waktu 21 hari setelah diterbitkannya surat paksa belum dilakukan pembayaran atau pelunasan pajaknya maka Wali Kota dapat melakukan penutupan sementara terhadap usaha wajib pajak. Lantaran pemilik atau pengusaha rumah makan itu tidak juga menggubrisnya, maka Surat Keputusan (SK) Wali Kota diterbitkan untuk penutupan sementara.

“Jadi hari ini tindak lanjut prosedur, mekanisme dan SOP yang sudah kita lakukan terkait dengan penertiban dan upaya kita melakukan penagihan terhadap piutang pajak,” jelasnya.

Dikatakan Erma, selain Bakso Rudal 3, ada dua rumah makan dan satu warung kopi yang dilayangkan surat penutupan sementara. Namun ketiganya telah melunasi piutang pajaknya, hanya Rumah Makan Bakso Rudal 3 yang belum memenuhi kewajibannya melunasi piutang pajaknya sehingga dilakukan penutupan sementara.

“Namun apabila pengusaha atau pemilik rumah makan melunasi piutang pajaknya maka mereka diperbolehkan untuk membuka kembali,” ungkapnya. (sis)