Tuntaskan Kemiskinan di Kalbar

Pontianak – Berbagai upaya peningkatan kesejahteraan sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Kalbar, salah satunya menekankan pentingnya komunikasi antar lembaga. Ini dilakukan agar informasi program sampai hingga ke lapisan terbawah dalam masyarakat.

Dinas Sosial Provinsi Kalbar sebagai perpanjangan tangan pemerintah pun kerap menggelar berbagai sosialisasi terkait, seperti menggelar sosialisasi program penanganan fakir miskin dan penanganan fakir miskin perkotaan di Hotel Katika yang belum lama ini digelar.

Menurut Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalbar, Drs M Junaidi, M.Si, penyelenggaraan kesejahteraan sosial merupakan upaya terarah, terpadu dan berkelanjutan, baik oleh pemerintah pusat, daerah dan masyarakat dalam bentuk pelayanan sosial guna memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara, tak terkecuali di Kalbar.

“Terdapat tujuh kelompok prioritas penyandang masalah kesejahteraan sosial. Secara simultan, upaya penanganan terhadap para penyandang masalah kesejahteraan sosial dilaksanakan dengan mendayagunakan potensi dan sumber kesejahteraan sosial dengan fokus penguatan infrastruktur kelembagaan sosial, SDM, penguatan jejaring kerja dan jangkauan pelayanan yang ada,” ungkapnya dihadapan  peserta yang berasal dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar.

Didampingi  kabid dan kasinya, Rianto, S.ST dan Drs Rahin, MM, ia menuturkan, sosialisasi ini sejalan dengan RPJMN III 2015-2019 dalam hal program, pembangunan kesejahteraan sosial.

“Kita ingin memperkuat daerah-daerah dan desa yang ada di Kalbar dengan membangun masyarakatnya, meningkatkan kualitas hidup mereka agar tercipta kesejahteraan yang sesungguhnya,” papar dia.

Dengan memperkuat daerah-daerah pinggiran dan desa yang ada di kalbar, ia yakin program nawacita yang digagas pemerintah pusat bisa sukses diterapkan.

“Tentunya, program pendukungnya, seperti SDM dan bagaimana kita menguatkan sistem kapasitas SDM dan memaksimalkan  peran aktif lembaga kesejahteraan sosial. Program tersebut pun harus dilakukan secara komprehensif dan masif. Hal dasar masyarakat kita penuhi, masyrakat biasa, lansia, disablitas dan masyarkat marjinal menjadi prioritas dalam program ini,” terangnya.

Ia berharap, kualitas hidup manusia di Kalbar bisa lebih baik. Tidak hanya itu, penguatan internal lembaga sosial dan penguatan SDM menjadi kunci agar program sosial ini bisa terintegrasi dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat dan tepat sasaran. (Wati Susilawati)