Tuntaskan Persoalan Air Bersih

Pontianak – Layanan air bersih menjadi hal wajib yang harus segera dituntaskan pemerintah Kota Pontianak. Untuk mewujudkan pelayanan air bersih, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak masih membuhkan anggaran hingga mencapai Rp51 miliar. Anggaran itu untuk mengaliri atau meningkatkan layanan pada semua gang yang ada di Pontianak.

Pemerintah Kota Pontianak menargetkan di tahun 2019, cakupan air di Kota Pontianak sudah 100 persen.

DPRD Kota Pontianak pun bersikap akan membahas lebih lanjut permasalahan terkait pelayanan air bersih PDAM Kota Pontianak ini.

Ketua DPRD Kota Pontianak sataruddin mengungkapkan, air adalah kebutuhan wajib bagi masyarakat. Jadi, permasalahan ini harus bisa segera diatasi. Persoalan anggaran memang membutuhkan kerjasama yang baik antara pemerintah dan DPRD Kota Pontianak maupun pihak swasta yang kredibel.

DPRD Kota Pontianak sendiri katanya, siap dengan pembahasan anggaran dan merumuskan masalah yang tengah dihadapi meskipun demikian pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan dan anggota lain untuk membahas masalah ini lebih lanjut.

Tercatat jumlah dari 72.000 pelanggan pada 2012, PDAM mampu meningkat dan melonjak menjadi 93.000 pelanggan pada 2014. Rencananya tahun ini akan ada penambahan lebih banyak lagi. Sementara di tahun ini juga PDAM akan menganggarkan dana senilai Rp 12 miliar untuk pemasangan pipa tersier yang nantinya akan menjangkau kebutuhan air bersih sebanyak 300 – 400 gang.

“Dari data yang ada PDAM Kota Pontianak sudah menjangkau tiga perempat dari total 500.000 jiwa atau 120.00 KK penduduk Kota Pontianak. Ini jumlah yang sangat menggembirakan dan ke depan capaian warga yang yang bisa dialiri air bersih akan meningkat, apalagi tahun ini target PDAM akan lebih signifikan,” paparnya. (Wati Susilawati)

Simak Warta Volare setiap Senin-Jum’at pukul 12.00 dan 15.55. Simak pula Warta Volare Weekend setiap Sabtu pukul 07.00 dan 12.00 di Volare 103.4 FM