Vonis Tegas Pelaku Penunggak Pajak

Pontianak – Anggota DPRD Kota Pontianak, Mujiono, mendukung langkah pengadilan yang memvonis tegas pelaku penunggak pajak, meskipun vonis yang dikenakan maish terlalu ringan untuk masalah pajak ini.

“Namun, ini langkah yang baik bagi hukum kita karena ada langkah serius bagi pemerintah kepada para penunggak pajak,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, penindakan hukum tegas hingga ke pengadilan bagus menjadi contoh agar para wajib pajak tidak mengabaikan kewajibannya membayar pajak.

“Ini menjadi pelajaran bagi wajib pajak agar taat serta membayar pajak, karena jika masih bandel kita bisa menindak tegas lewat penegakan hukum,” paparnya.

Sebelujmnya, Hakim Pengadilan Negeri Pontianak memvonis satu tahun penjara dan denda Rp377 juta kepada pengusaha aksesoris dan peralatan komputer Yulianto (36) yang menunggak pajak sebesar Rp4,2 miliar tahun 2010-2011.
Pembacaan vonis sidang kasus penunggak pajak tahun 2010 sebesar Rp4,2 milir dipimpin Majelis Hakim PN Pontianak Bonny Sanggah, di Pontianak, Senin sore.
Usai pembacaan putusan, Bonny Sanggah mempersilakan terdakwa Yulianto untuk berkonsultasi dengan penasihat hukum terkait hasil putusan tersebut.
Majelis hakim juga sebelumnya menolak eksepsi yang diajukan kuasa hukum Yulianto, yang dituntut dengan pasal 39 ayat 1 huruf C, UU No. 6/1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Humas Kanwil DJP Kalbar, Taufik Wijiyanto mengatakan, pihaknya dan JPU akan mengajukan banding atas putusan majelis hakim PN Pontianak tersebut.
“Pada prinsipnya kami menghormati putusan hakim, ini merupakan upaya terakhir yang kami lakukan untuk melakukan penegakan hukum terhadap para penunggak pajak,” ujarnya.
Menurut dia, dengan vonis dari majelis hakim tersebut, maka salah satu pelajaran, bahwa mereka yang tidak lapor SPT, atau yang melaporkan SPT tapi isinya tidak benar, ada unsur pidananya. (Wati Susilawati)