Browse By

Walikota Ancam Bekukan Izin Developer Bakar Lahan

Pontianak – Walikota Pontianak, Sutarmidji menyatakan, kebakaran lahan yang terjadi di Kota Pontianak baru-baru ini diduga kuat sengaja dibakar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Bahkan ada indikasi pembakaran lahan dilakukan oleh developer atau pengembang perumahan yang melakukan pembukaan lahan untuk membangun perumahan baru.

Ia mengancam akan memblacklist pengembang perumahan itu dengan tidak memberikan izin mendirikan perumahan di lahan yang dibakarnya selama tiga tahun.

“Saya sudah minta semua lahan yang terbakar dipasang plang yang menyatakan di bawah pengawasan Pemkot. Kalau itu untuk perumahan, saya akan larang keluarkan izin perumahannya selama tiga tahun di lahan itu dan developer itu kita minta untuk membayar biaya yang dikeluarkan untuk memadamkan api,” tegasnya saat ditemui di kediaman dinasnya, Senin (22/8).

Sementara, pelaku yang diperintahkan developer untuk membakar lahan, bila tidak ada pasal-pasal pidana umum untuk menjeratnya, maka ia akan menjatuhkan tindak pidana ringan (tipiring)  dan meminta pengadilan menjatuhkan denda yang seberat-beratnya.

“Kita akan tindak tegas siapapun itu yang melakukan pembakaran lahan,” kata Midji.

Ia menyayangkan warga masih kurang peduli dengan kebakaran lahan yang terjadi di sekitar pemukimannya. Pasalnya, warga baru bertindak ketika api sudah membesar dan menjalar hingga mendekati pemukiman mereka. Padahal ketika melihat orang sengaja membakar lahan itu, warga membiarkannya.

“Harusnya waktu melihat orang itu membakar, warga sekitar menangkapnya,” ungkapnya.

Namun Sutarmidji mendukung salah satu ide warga untuk membuat batas sekeliling perumahan dengan botol-botol berisi air. Menurutnya, ide itu bagus karena selain mencegah meluasnya kebakaran lahan juga untuk mengurangi sampah plastik.

“Tapi harus dengan cara yang benar. Saya dukung ide kreatif seperti itu,” pungkasnya. (wti)