Browse By

Walikota Dukung Tes Urine Calon Kepala Daerah Diperketat

Pontianak – Kasus ditangkapnya Bupati Ogan Ilir, Ahmad Wazir oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat terkait kasus narkoba beberapa waktu lalu, dinilai Wali Kota Pontianak, Sutarmidji sebagai hal yang sangat memprihatinkan.

“Mau jadi apa negara ini kalau kepala daerahnya sudah terindikasi pengguna narkoba. Apa yang bisa dipikirkannya untuk daerah itu, bahkan mungkin bisa membawa kesengsaraan bagi masyarakat yang dipimpinnya,” ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/3).

Sebagai kepala daerah, dirinya sangat mendukung tes urine bagi setiap calon kepala daerah lebih diperketat. Bahkan bila perlu, kata dia, tidak hanya sebatas tes urine, tetapi lebih diperluas melalui tes darah hingga rambut.

“Sebab kalau rambut, jika yang bersangkutan mengkonsumsi enam bulan sebelumnya masih bisa terdeteksi,” ungkap Midji.

Ia berpendapat, untuk pemeriksaan uji kesehatan calon kepala daerah sebaiknya dilakukan oleh tim yang melibatkan lebih banyak elemen supaya menghasilkan calon kepala daerah yang betul-betul bersih dari narkoba.

“Calon kepala daerah, yang paling pertama itu harus bersih, steril dan bebas dari bahan-bahan zat adiktif yang masuk kategori narkoba,” pungkasnya. (sis)