Walikota Jamin UN 100 Persen Jujur

Pontianak – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) digelar serentak, Senin (4/4). Jumlah peserta UN tingkat SMA/sederajat di Kota Pontianak sebanyak 10.223 siswa, dengan jumlah sekolah penyelenggara 54 sekolah terdiri dari 10 SMAN, 2 Madrasah Negeri, 33 SMA/SMK swasta dan 9 SMKN. Gubernur Kalbar, Cornelis dan Wali Kota Pontianak, Sutarmidji langsung memantau pelaksanaan UN di SMAN 1 Pontianak.

Sutarmidji menyebut, pihaknya hingga saat ini belum menerima laporan terkait hal-hal yang mengganggu pelaksanaan UN tingkat SMA/sederajat di Kota Pontianak. Ia berharap, pelaksanaan UN berjalan lancar tanpa ada gangguan yang berarti.

“Saya sudah dua hari ini memantau langsung ke sekolah-sekolah mulai dari proses distribusi soal UN hingga penyelenggaraan UN, alhamdulillah berjalan lancar,” ujarnya.

Dirinya menjamin pelaksanaan UN di Kota Pontianak 100 persen berlangsung jujur. Sebab, pengawasan UN dilakukan secara ketat mulai dari pendistribusian soal hingga pada pelaksanaan UN. Ia juga meminta para siswa peserta UN untuk senantiasa percaya diri, tidak mudah percaya kepada siapa pun yang menawarkan kunci jawaban.

“Pontianak saya jamin 100 persen jujur. Pengawasan ketat, setelah ujian, naskah dan lembar jawaban dimasukkan ke dalam amplop dan disegel di situ,” ungkap Sutarmidji.

Ia berharap, dari sekian ribu peserta UN, ada siswa yang bisa menembus peringkat lima atau sepuluh besar tingkat nasional. Bagi mereka yang mampu meraih prestasi tersebut, dirinya menjanjikan akan membiayai pendidikan yang bersangkutan hingga jenjang Strata 2 (S2).

“Saya berharap ada yang masuk lima atau sepuluh besar peringkat nasional. Kita akan biayai pendidikannya hingga S2,” tuturnya.

Terkait Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Sutarmidji meminta semua sekolah sudah harus melaksanakan itu tahun depan. Keterbatasan perangkat komputer yang menjadi kendala hampir di seluruh sekolah, menurutnya hal itu bisa saja ditangani dengan menggunakan sewa pakai komputer. Selain itu, hampir sebagian besar siswa banyak yang sudah memiliki laptop sehingga bisa dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan UNBK.

“Saya berharap semua sudah siap. Untuk jaringan sudah ada, tinggal diperkuat,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Mulyadi menyatakan, hasil pemantauan pihaknya di lapangan, penyelenggaraan ujian nasional tingkat SMA/sederajat berjalan lancar.

“Alhamdulillah mulai dari distribusi soal UN juga tidak bermasalah seperti tahun sebelumnya, sehingga tidak ada laporan dan keluhan dari pihak skeolah penyelenggara UN hari ini,” kata dia.

Jumlah sekolah penyelenggara UNBK, Mulyadi menjelaskan secara keseluruhan ada 8 sekolah yang menerapkan UNBK, terdiri dari 2 SMA dan 6 SMK.Ke depan, pihaknya menargetkan akan meningkatkan sekolah penyelenggara UNBK. “Semoga makin banyak sekolah yang menerapkan UNBK. Kita harapkan dari sisi jumlah perangkat komputer yang ada di sekolah meningkat,” pungkasnya. (Wati)