Browse By

Walikota Pontianak Apresiasi BI Kembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah

Pontianak – Walikota Pontianak, Sutarmidji memberikan apresiasinya kepada BI yang sangat serius memperhatikan perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Kita harapkan agar hal ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku usaha yang ada di kota Pontianak, agar mereka bisa Bankable,” katanya.

Ia meminta Disperindagkop dan UKM Kota Pontianak untuk menaikkan target penerbitan IUMK, dari yang semula seribu menjadi empat ribu.

“Kita sebagai kota jasa dan perdagangan harus memberikan kemudahan berusaha di Kota Pontianak ini,” katanya.

Diakuinya, penerbitan IUMK di seluruh daerah berjalan lamban. Untuk itu, ia tidak ingin hal itu juga terjadi di Kota Pontianak.

“Sebab, Pontianak sebagai kota jasa dan perdagangan, sudah sepatutnya seluruh aspek yang berkaitan dengan iklim usaha dan pelayanan itu berjalan cepat,” ujarnya.

Untuk itu, ia meminta baik dinas, badan, kantor, dan camat akan memberikan kemudahan dan percepatan serta penyederhanaan segala urusan birokrasi sehingga setiap tahun selalu ada perubahan yang lebih maju di Kota Pontianak, salah satunya kemudahan bagi pengusaha kecil dalam memperoleh IUMK.

Pihaknya pun terus mendorong para pelaku usaha melakukan inovasi-inovasi terhadap produk-produk yang bahan bakunya tersedia di Kota Pontianak.

Salah satunya aloevera atau lidah buaya. Saat ini sudah lebih dari 30 turunan home industry dari olahan aloevera. Hasil produksi lidah buaya yang berlimpah di kota ini serta berbagai macam produk turunannya menjadikan Kota Pontianak sebagai Pusat Kajian Aloevera Nasional.

“Termasuk yang sekarang menarik itu kerupuk lidah buaya yang digoreng tanpa menggunakan minyak, teh lidah buaya, dan lainnya. Kemudian saking kreatifnya, lidah buaya itu juga telah disajikan menjadi rendang lidah buaya. Sekarang kita tengah mengembangkan srikaya berbahan baku lidah buaya,” ungkap Sutarmidji. (Wati Susilawatis)